Enji Meminta Ayu Ting Ting Melakukan Tes DNA pada Bilqis

 

Hahaaaa….. gue greget dengan berita ni artis. Banyak pihak yang mendukung Ayu Ting Ting terutama kaum perempuan. Tetapi tidak banyak juga yang mendukung Enji ataupun tidak mendukung keduanya alias netral. Beberapa hari lalu pengacara Enji meminta pihak Ayu untuk melakukan tes DNA pada Bilqis yaitu anak dari Enji dan Ayu. Karena Enji merasakan ada keganjilan kepada pihak ayu. Pertama, Enji di paksa untuk segera cepat menikahi Ayu oleh Ibu Ayu tanpa adanya persiapan dari Enji dan merekaa hanya tinggal bersama selama 20 hari lalu ayu keluar dari rumah hanya masalah resepsi. Dan kedua yaitu nama belakang anaknya yang tercantum nama Razak yaitu ayah Ayu Ting Ting. Sehingga Enji merasakan ada yang ganjil dengan semua ini. Hingga ia meminta Ayu untuk melakukan Tes DNA.

Nah… kalau menurut gue nih ya! kalau gue jadi Enji, gue juga punya firasat kayak begitu. Yang pertama, nama ayah kandung Bilqis yaitu Enji tidak di cantumkan pada Akte kelahirannya. Kedua, tidak boleh bertemu dengan anaknya!. Ketiga, lahir diam-diam!. Kalau masalah nama sih menurut gue gak masalah ada nama kakek Bilqis di sana. Tapi ya aneh aja, Gue bapaknya Bliqis tapi kok di larang nemu anak gue? gue ini buronan atau apa? kalau pun gue banyak salah atau apapun itu, tolong tegur gue layaknya istri yang bijak. Dan pasti muncul dugaanlah! itu beneran anak gue gak sih?.

Ayu pun menolak untuk melakukan Tes DNA tersebut karena itu tidak perlu. Ia berpikir masa lupa kejadiannya dimana?. Dulu hamil… di kejar-kejar di injek-injek. Sekarang sudah lahir? di injek-injek… di kejar-kejar.

Nah.. kalau gue jadi Ayu Ting Ting nih ya! ya Tes DNA aja! gitu kok repot. Kalau itu benar anak Enji, maka Enji sendirikan yang malu!. Dari pada gak tes DNA entar malah nimbul fitnah lagi, ya kan?. Siapa  tau aja sebelum enji ada yang lain?.

Gue rasa…. kehidupan ayu itu terlalu banyak di campuri oleh pihak ketiga yang membela ayu mati-matian!. Sebagai pihak ketiga seharusnya sebagai penengah atau mediasi. Ya mbok di hadirkan antara Enji dan Ayu duduk bersama untuk menjelaskan apa yang terjadi lalu cari cara penyelesain yang baik tanpa merugikan pihak manapun. Sebuah Rumah Tangga pastilah ada keributan! mana ada yang tenang-tenang aja.

Perceraianpun Ayu menulis tidak pernah di beri nafkah oleh Enji, maka waktu itu Enji besar hati akan menafkahin anak dan istrinya tapi Ayu nolak mentah-mentah. Katanya uang dolar yang kemarin aja di ungkit-ungkit. Ya ampun dosanya ai mba Ayu… menutup pahala ayahnya yang berkewajiban menafkahin anaknya. Waktu itu ayu juga bilang, waktu hamil Enji ngilang! lah setelah hamil sibuk cari dia!. Haduuuh…. gue masih inget loha ya! Enji ngajak pulang Ayu tapi ayunya gak mau. hedehh…

Lagi, kalau gue jadi Ayu dan mempunyai ayah yang buruk seperti Enji menurut Ayu, maka gue gak akan menutup hak anak untuk bertemu dengan ayah kandungnya atau sebaliknya. Tidak baik seorang ibu mengajarkan kebencian pada anaknya kepada ayahnya sejak bayi begitu. Kalau ayu benci pada Enji, ya udah, benci aja! gak usah bawa anak donk. Kalu gue nih ya jadi ayu, gue gak akan ngelarang Enji untuk bertemu Bilqis. Kalau mau ketemu ya ketemu aja dari jam sekian sampai sekian. Dan, guenya cuek aja pergi pada Enji kayak gak kenal.

Bagaimana nanti jika si Bliqis tersebut tumbuh remaja? dan bertanya mana ayah? terus Ayu bilang “Bapak lo anyut!”. Wah…. ibu yang hebat ya!. Tapi semoga aja si ayu bisa nikah lagi, jadinyakan si Bilqis nganggap ayah tirinya yaitu ayah kandugnya. ya ampun! miris gue ngeliatnya. Nah, kalau si Ayu belum juga nikah hingga Bilqis tumbuh remaja? terus bingung siapa ayahnya?. Jika gue jadi Bilqis gue seacrh tu di google. Maknya yaitu Ayu kan artis! jadi Bilqis tau siapa ayah kandungnya lewat google atau youtube. haha. Dan lagi kalau gue jadi tetangga ayu terus ngeliat anaknya lagi mainan gitu ya, gue dekatin tu bocah terus gue bisikin, “bapak lo masih hidup qis. mak lo tuh bote qis. Sebenarnya bapak lo tuh Enji, lo tuh di sembunyiin dari mak lu”. Terus tiba-tiba kakeknya Bilqis keluar bawa parang ke arah gue gitu ya!. Marah-marah. Hahaha… koplak. Gue greget banget deh.

Inget banget gue, si ayah ayu yang pintar banget nutupin anaknya lahiran. Marah-marah gak jelas nantang-nantang siapa tetangga yang jengukin ayu di rumah sakit yang sedang lahiran. Aduuh.. bapak… mana mungkin! tetangga pada bohong. Mana ada orang yang ngaku jadi tetangga Ayu. Lah, pas lahiran senyum-senyum senang gak jelas bahwa anaknya sudah lahiran. hedehh… .

Good lucklah buat kalian semua ya keluarga Ayu dan Enji. Gue penasaran bagaimana dengan Ending dari kalian semua. Siapakah yang akhirnya benar-benar terluka?.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s