Ust. Hariri dan Entis di HITAM PUTIH

Pada tangggal 13 Februrai 2014, program ter-hits di Trans 7 menghadirkan Ust. Hariri yang sedang gempar dengan videonya di youtube berupaya tindakan yang tidak sedap di pandang mata lantaran terlihat menginjak leher seorang Operator Sound bernama Entis Sutisna di sebuah kegiatan dakwahnya di bandung.

Di acara Hitam Putih ost. teranyar yaitu Dedi Corbuzier memberikan pertanyaan mengenai kasus yang menimpa ustad tersebut tanpa adanya basa basi. Ustad hariri mengakui bahwa itu memang dirinya dan dia merasa salah dengan tindakannya yang ingin menegur si entis dengan cara yang salah. Ia pun juga berujar bahwa ia dan si Entis sang operator sound sudah saling bermaaf-maaffan di atas panggung tepat hari itu juga tepatnya sebulan yang lalu pertengahan Januari 2014. Sebelumnya, ust. Hariri pun mendoakan Entis yang terbaik bersama para jama’ah yang hadir pada waktu itu. Karena, pengakuan ust. Hariri yang menegur dengan cara yang salah lantaran Entis marah-marah dan berteriak pada dirinya di hadapan banyak jama’ah karena dirinya hanya ingin sound operator yang terdengar bagus.

Ust. hariri juga membenarkan bahwa ia menekan jempol Entis agar Entis tidak kemana-kemana pada saat itu. Dan ust. hariri menapik bahwa ia menekan leher atau kepala si entis dengan dengkulnya melainkan ia hanya menekan bahu. Ia pun beranggap karena video yang di ambil dari samping dengan resolusi yang rendah sehingga tampak dirinya terlihat menginjak leher Entis.

Nah… ternyata tanpa sepengetahuan ust. hariri, Hitam Putih menghadirkan Entis di tengah penonton bersama bosnya. Tetapi, ust. hariri mengaku bahwa sebelumnya ia bilang kepada hitam putih bahwa ia mau hadir asalkan ada entis juga di sana. Dan, ust. Hariri tampak bahagia melihat entis berada di depannya duduk di tengah para penonton. Serta tidak lupa menanyakan kabarnya.

Ternyata, tampak mengejutkan dari pengakuan seorang Entis dengan bahasa sunda indonesianya itu bahwa dirinya tidak pernah melakukan salah terhadap ust. Hariri. Dan, Dedi pun menanyakan pada si Entis jika merasa tidak salah kepada ustad lalu kenapa meminta maaf ?. Lagi-lagi mengejutkan, Entis mengaku bahwa dirinya di paksa untuk meminta maaf dan merasa takut pada ust. Hariri pada waktu itu. Ia pun menapik bahwa dia berteriak pada ustad karena paada saat itu ia berada di jarak yang jauh sehingga ia harus berteriak.

Wah…. ustad hariri! nah looh… ketawan yah… siapa yang salah saat itu… hihi. Tetapi ust. hariri mengambil jalan tengah bahwa dirinya memang salah mengira entis saat itu berteriak pada dirinya padahal maksudnya hanya meninggikan nadanya agar terdengar olehnya. Entis juga menerangkan bahwa ust. hariri pada waktu itu menekan lehernya. Nah loh… ustad hariri berkelit bahwa pada saat itu entis tidak melihat karena jempol Entis sedang di tarik dan di tekan ke lantai secara nyerong sehingga Entis tidak dapat melihatnya. Naah loh…. tapikan! Si Entis yang ngerasain sakitnya dimana!. hihi.

Pengakuan Bos entis yang ketika ada ust. hariri mau datang di kampungnya ia pun mengangkat tangan bahwa ia tidak sanggup untuk melayani beliau. Dan, melihat kejadian sebulan lalu yaitu Entis terlibat kesalah pahaman terhadap ust. Hariri akibat Entis menelpon dirinya agar membantu entis, mengingatkan luka lama yang ia rasakan. Ia pun lanjut menjelaskan bahwa sebelumnya ust. Hariri pernah hampir melemparkan sebuah Mic terhadap dirinya karena masalah sound sistem. Inilah kecurigaan gue ia tidak ingin menangani sound sistem lagi kepada ust. hariri untuk ke dua kalinya. Nah loh……. si ust. hariri tampak sedikit tersenyum dan mengernyitkan dahinya. Malu kali yah… atau lupa…. hihi.

Tapi semuanya sudah terselesaikan sebulan yang lalu dengan saling bermaaf-maaffan. Tapi, tampak si entis tidak terlihat meminta maaf pada ust. hariri di panggung hitam putih karena memang dirinya tidak merasa salah menurutnya. Malah terlihat ust. hariri yang meminta maaf. Yah… Dedi pun sering melontarkan bahwa apa yang terjadi pada ust. Hariri dan Entis  setelah keluar dari Hitam Putih adalah di luar tangggung jawabnya.

Dan menurut gue sikapnya sangat sangat salah. Jangan ditiru ya guys dan adik-adik kecil yang ada saat itu🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s